Showing posts with label Iptek dan Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Iptek dan Kesehatan. Show all posts

Siswa MANU Putra Menjaga Tradisi Ilmu Falak

Siswa MANU Putra Menjaga Tradisi Ilmu Falak

Posted by Unknown  |  at  5:20 AM

Senin dan Selasa, 27 dan 28 Januari 2014 para siswa dan beberapa alumni Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Putra Buntet Pesantren yang tergabung dalam Komunitas Falak MANU Putra Buntet Pesantren mengadakan Pelatihan Ilmu falak yang bertajuk “Menghidupkan Kembali Khazanah Keilmuan Falak”.

Ilmu falak sendiri merupakan ilmu yang mempelajari peredaran matahari dan bulan dalam kaitannya dengan ibadah. Oleh karena itu, ilmu tersebut sangatlah penting untuk dipelajari para pelajar, terutama para santri. Oleh karena itu, MANU Putra mewajibkan para siswa yang berjurusan syari’ah untuk mempelajarinya. Bagi yang selain jurusan syari’ah, MANU Putra menganjurkan para siswanya untuk mengikuti ekstrakurikuler Komunitas Falak MANU Putra Buntet Pesantren yang dibimbing langsung oleh KH. Ahmad Manshur, S.Ag.
Salah satu pemateri
dari IAIN Walisongo Semarang
Pelatihan tersebut diadakan berdasarkan kondisi saat ini, saat ilmu falak sudah sangat jarang sekali dipelajari oleh kalangan pelajar bahkan santri, karena itu dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan dapat menjaga khazanah keilmuan falak. 

Bertindak sebagai pembicara pada pelatihan ini adalah para mahasiswa pilihan dari jurusan Islamic Astronomy, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang.

Peserta antusias memperhatikan
salah satu alat
Dalam laporannya, ketua Panitia, Panji Ahmad menyampaikan bahwa acara ini dipersiapkan secara intensif selama setengah bulan , siswa kelas XII Syari’ah MANU Putra Buntet Pesantren dengan peserta yang terdiri dari seluruh siswa jurusan syari’ah MANU Putra, siswa berprestasi dari tiap kelas, dan siswa dari beberapa sekolah (madrasah) di lingkungan Buntet Pesantren. Tercatat ada 35 peserta dari jurusan syariah MANU Putra dan 42 peserta dari jurusan yang lain serta sekolah-sekolah lain.

Bahkan Bapak Kepala Sekolah
turut serta
Dalam sambutannya, H. Ade M. Nasih, Lc. menyampaikan bahwa banyak alat yang digunakan untuk membantu penghitungan ilmu falak namun Buntet Pesantren masih banyak berkutat dengan yang manual dan klasik seperti rubu' mujayyab (kuadran), bencet, dan sebagainya sehingga dengan adanya pelatihan ini diharapkan siswa lebih terampil menggunakan alat-alat yang lebih canggih dan mutakhir agar tidak ketinggalan.

"Dengan pelatihan ilmu falak ini, berharap akan tercapai kaidah fiqhAlmuhafadzatu 'alal qadim assalih, wal akhdzubil jadidil ashlah, mempertahankan alat-alat klasik yang baik dan mengambil alat-alat yang baru yang lebih baik.", ujar KH. Wawan Arwani, M.A, dalam sambutannya sebagai Ketua I Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren.

K. Ahmad Manshur, S. Ag, K. Wawan Arwani,
H. Ade M. Nasih beserta Kepala Sekolah dan beberapa guru
dari sekolah di lingkungan Buntet Pesantren
Sebelumnya, KH. Ahmad Manshur, S.Ag, memberikan sambutannya sebagai pembimbing Komunitas Falak MANU Putra Buntet Pesantren. Beliau menyinggung Muhammadiyyah yang berbeda dengan ormas islam lain dalam menentukan awal dan akhir bulan Ramadan itu dimungkinkan karena keawaman mereka akan ilmu falak.

Acara pembukaan pelatihan falak ini selain dihadiri pengurus YLPI Buntet Pesantren, juga Kepala-Kepala Madrasah di lingkungan Buntet Pesantren, ini menunjukkan Buntet Pesantren begitu mendukung upaya-upaya melestarikan khazanah keilmuan terutama keislaman yang sudah begitu mengakar di pondok Buntet Pesantren termasuk ilmu falak.

Para Penerus jejak K. Imam
Kita semua mungkin tidak akan lupa bahwa Buntet pernah punya seseorang yang sangat 'alim di bidang falak, beliau adalah K. Imam bin K. Abdul Mun'im bin K. Muta'ad, beliau bahkan konon sanggup menentukan jatuhnya sebuah daun yang masih segar tentunya dengan perhitungan falak. Salah satu warisannya yang insya Allah menjadi amal jariyah beliau adalah jadwal sholat "seumur hidup" yang masih dipakai sampai sekarang di Masjid Jami' Buntet Pesantren. Semoga dari pelatihan ini, kelak akan lahir para 'alim yang akan terus melanjutkan perjuangan K. Imam dan K. Ahmad Manshur.

Prediksi Awal Ramadhan 1434 H/2013 M

Prediksi Awal Ramadhan 1434 H/2013 M

Posted by Unknown  |  at  8:04 AM

Banyak beredar informasi bahwa awal puasa Ramadhan 1434 H akan bertepatan dengan hari Selasa, 9 Juli 2013. Selain itu, banyak juga informasi lain menyatakan bahwa awal shaum Ramadhan kemungkinan akan dimulai pada Rabu, 10 Juli 2013. Mendapati berbedanya informasi itu, sebagian kita mungkin bingung harus mengikuti yang mana. Untuk menguraikan penyebab adanya dua informasi yang berbeda itulah, pada tulisan ini akan dibahas informasi astronomis Hilal dan penerapannya pada kriteria hisab yang berbeda serta prediksi kemungkinan teramati atau tidaknya Hilal penentu awal Ramadhan 1434 H nanti.
Informasi Astronomis Hilal
Dalam memahami pergantian awal bulan Hijriah, setidaknya beberapa informasi astronomis Hilal berikut harus diketahui:
  1. Waktu Ijtima’ atau Konjungsi atau fase Bulan Baru atau fase Bulan Mati.
  2. Waktu terbenam Matahari di lokasi yang ditinjau.
  3. Posisi Bulan saat Matahari terbenam di lokasi yang ditinjau.
Mari kita bahas ketiga poin di atas dengan memanfaatkan Informasi Hilal Ramadhan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Secara umum, ijtima’ adalah peristiwa “berkumpul/berdekatannya” Bulan dengan Matahari, saat dilihat dari Bumi. Istilah ini dalam astronomi dikenal dengan nama konjungsi, yaitu ketika bujur ekliptika (garis edar) Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari dengan pengamat diandaikan berada di pusat Bumi. Bujur ekliptika adalah salah satu bagian dari tata koordinat ekliptika; salah satu tata koordinat dalam astronomi yang digunakan untuk menentukan posisi objek-objek tata surya. Padanan bujur ekliptika adalah bujur geografis, yang bersama lintang geografis dapat digunakan untuk menentukan posisi suatu kota di permukaan Bumi.
Berbeda dengan posisi bujur geografis suatu kota di permukaan Bumi yang relatif tetap, setiap hari nilai bujur ekliptika Bulan dan Matahari akan selalu berbeda. Penyebab utamanya perbedaan ini adalah laju gerak keduanya yang tidak seragam. Hanya setelah mencapai waktu sekitar 29,5 hari-lah keduanya akan kembali berada pada bujur ekliptika yang sama, meskipun nilainya berbeda dari sekitar 29,5 hari sebelumnya. Waktu 29,5 hari ini dikenal dengan siklus sinodis Bulan atau waktu dari satu fase ke fase yang sama di bulan berikutnya, misalnya dari fase bulan Baru ke bulan Baru berikutnya.
Berdasarkan perhitungan kejadian ini diprediksikan akan terjadi kembali pada Senin, 8 Juli 2013, jam 7:14 UT atau 14:14 WIB. Pada saat itu nilai bujur ekliptika Bulan dan Matahari akan sama, yaitu 106,299º. Kita juga dapat menghitung periode sinodis Bulan terhitung sejak konjungsi sebelumnya hingga konjungsi yang akan datang ini adalah 29 hari 15 jam 18 menit. Ini artinya, satu siklus sinodis Bulan tidaklah tepat 29,5 hari namun mungkin akan lebih kecil atau lebih besar dari nilai tersebut.
Mengingat pergantian hari dan tanggal dalam kalender Islam terjadi saat Matahari terbenam, kita juga harus meninjau waktu terbenam Matahari pada hari terjadinya konjungsi tersebut atau sehari sesudahnya. Hal ini diperlukan untuk membandingkan apakah waktu konjungsi tersebut terjadi sebelum Matahari terbenam di wilayah yang ditinjau ataukah setelahnya. Berdasarkan perhitungan, Matahari terbenam di Indonesia pada 8 Juli 2013 paling awal terjadi pada pukul 17 : 33 WIT di Merauke, Papua, dan paling akhir terjadi pada pukul 18 : 57 WIB di Sabang, Aceh. Sebagai tambahan, kita juga dapat menghitung waktu terbenamnya Matahari di kota Yogyakarta (kota yang dijadikan sebagai kota acuan dalam hisab yang digunakan oleh Muhammadiyah) dan kota Pelabuhan Ratu (kota yang dijadikan sebagai kota acuan dalam hisab yang digunakan oleh Pemerintah dan sejumlah organisasi). Di kota Yogyakarta Matahari terbenam pukul 17 : 34 WIB. Adapun di kota Pelabuhan Ratu Matahari terbenam pukul 17 : 51 WIB. Dari perbandingan antara waktu konjungsi dan waktu Matahari terbenam di semua kota di atas, kita ketahui bahwa bahwa konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013 di seluruh wilayah Indonesia.
Data astronomis Bulan yang penting untuk diketahui saat Matahari terbenam adalah tinggi Bulan/Hilal, Elongasi atau jarak sudut antara Bulan dan Matahari, Umur Bulan yaitu selisih waktu antara Matahari terbenam di suatu lokasi dengan saat konjungsi, Lag yaitu selisih waktu terbenam Bulan dan Matahari, dan fraksi Illuminasi Bulan. Data tersebut dirangkum sebagai berikut:
  1. Tinggi Hilal di Indonesia antara -0,96º sampai dengan 0,45º.
  2. Elongasi di Indonesia antara 4,45º sampai dengan 4,92º.
  3. Umur Bulan di Indonesia antara 1,31 jam sampai dengan 4,71 jam.
  4. Lag di Indonesia antara -3,33 menit sampai dengan 3,38 menit.
  5. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia antara 0,15 % sampai dengan 0,18 %.
Selain kelima data di atas, sebenarnya ada satu lagi informasi lain yang penting, namun kurang dikenal di Indonesia pada saat ini, yaitu lebar sabit Hilal. Istilah ini, misalnya, digunakan oleh M.S. Odeh dalam kajian visibilitas Hilalnya dan perangkat lunak Accurate Times-nya  dan sangat berguna untuk digunakan dalam memprediksikan kemungkinan teramati tidaknya Hilal.
Sebagaimana diuraikan di atas dalam penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia sendiri, tinggi Hilal-lah yang sangat dikenal hingga saat ini. Peta ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013 dapat dilihat pada Gambar 1. 
Gambar 1. Peta Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013. Kredit: BMKG
Gambar 1. Peta Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013. Kredit: BMKG
Tinggi Hilal yang pada Gambar 1 di atas bisa jadi berbeda dengan tinggi Hilal yang dimaksud oleh yang lain. Hal ini tentu saja akan menambah kebingungan kita dalam memahami penyebab perbedaan awal bulan Hijriah, jika kita tidak hati-hati.
Gambar 2. Ilustrasi Piringan Bulan dan Hilal. Istilah untuk titik A, B, C, dan D dijelaskan dalam tulisan
Gambar 2. Ilustrasi Piringan Bulan dan Hilal. Istilah untuk titik A, B, C, dan D dijelaskan dalam tulisan
Perbedaan paling utama dalam hal ini adalah titik acuan tinggi Hilal pada piringan Bulan, sebagaimana diilustrasikan pada Gambar 2. Hingga saat ini titik acuan tinggi Bulan yang digunakan secara standar oleh astronom di dunia,  adalah titik tengah piringan Bulan, yaitu titik A, terlepas dari apapun fase Bulan saat itu. Adapun titik acuan tinggi Hilal yang digunakan oleh banyak ormas di Indonesia dan Pemerintah (berdasarkan Keputusan Lokakarya Mencari Format Kriteria Awal Bulan Hijriah di Indonesia Tahun 2011 di Cisarua, Bogor) adalah titik terbawah pada piringan bawah Bulan, yaitu titik B. Sementara titik acuan tinggi Hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah adalah piringan teratas Bulan, yaitu titik C. Sementara titik D digunakan sebagai acuan oleh para pemburu Hilal dengan teleskop dan detektornya. .
Sebagaimana kita tahu, Bulan adalah benda bulat dan dari kejauhan akan tampak berupa piringan, terlepas ia dalam fase apapun. Satu piringan Bulan yang tampak dari Bumi (jarak sudut antara titik B dan C di ilustrasi di atas) adalah sekitar 0,5º. Karena itu dengan mudah dapat dikatakan bahwa jarak sudut antara titik A ke titik B, C atau D adalah sekitar 15’ atau sekitar 0,25º. Dengan memperhatikan ilustrasi di atas juga kita akan mengetahui bahwa tinggi Hilal yang dinyatakan oleh Muhammadiyah akan berbeda sekitar 0,5º dari tinggi Hilal yang dinyatakan oleh ormas lain, misalnya Nahdatul Ulama (NU). Meskipun nilai di atas kecil, namun akan sangat menentukan awal awal bulan Hijriah; khususnya jika ketinggian Hilal berada pada nilai yang kritis.
Aplikasi Informasi Astronomis Hilal Pada Berbagai Hisab Dengan Kriteria yang Berbeda
Saat ini dikenal beragam kriteria hisab dan tiga diantaranya dikenal dan diterapkan oleh sejumlah organisasi di Indonesia. Kini kita akan membahas aplikasi informasi astronomis Hilal yang dibahas pada bagian sebelumnya pada tiga kriteria hisab yang digunakan di Indonesia. Ketiga kriteria tersebut adalah Wujudul Hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah, kriteria Imkanurrukyat MABIMS yang digunakan oleh sejumlah organisasi dan Pemerintah, dan kriteria Imkanurrukyat LAPAN yang digunakan oleh Persatuan Islam (Persis).
a. Wujudul Hilal
Kriteria Wujudul Hilal ini dapat dilihat pada  Pedoman Hisab Muhammadiyah [6: hlm. 78]. Isinya adalah:
  1. telah terjadi ijtimak (konjungsi)
  2. ijtimak (konjungsi) itu terjadi sebelum matahari terbenam, dan
  3. pada saat terbenamnya matahari piringan atas Bulan berada di atas ufuk (bulan baru telah wujud).
Dengan memperhatikan informasi astronomis Hilal pada bagian sebelumnya, dapat kita katakan bahwa kedua unsur pertama dalam kriteria wujudul hilal Muhammadiyah di atas sudah terpenuhi. Adapun untuk unsur yang ketiga, kita harus meninjau ketinggian Hilal menurut Muhammadiyah, yaitu piringan atas Bulan, untuk lokasi Yogyakarta (φ = – 07° 48′ LS dan λ = 110° 21′ BT, ketinggian 90 m. Berdasarkan perhitungan, ketinggian Hilal versi Muhammadiyah saat Matahari terbenam di Yogyakarta adalah 0º 51,92’. Dengan demikian unsur ketiga dalam kriteria wujudul hilal pun terpenuhi, karena ketinggian Hilal versi Muhammadiyah sudah lebih dari 0º. Sebagai catatan, Hasil ini masih untuk titik Yogyakarta, belum Indonesia secara keseluruhan.
Karena Muhammadiyah menyatakan bahwa pada saat terbenamnya Matahari piringan atas Bulan berada di atas ufuk (bulan baru telah wujud), sesungguhnya secara astronomis hal ini setara dengan pernyataan bahwa “Bulan terbenam lebih lambat daripada terbenamnya Matahari”. Saat Bulan terbenam sama dengan saat terbenamnya Matahari itulah yang dinyatakan dengan Lag = 0. Jadi, kita dapat mengetahui di daerah mana saja yang Lag-nya 0 atau positif atau negatif dari peta Lag. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 3 berikut. Pada Gambar 3 tersebut, kita lihat bahwa garis wujudul hilal (setara dengan Lag = 0) membelah Indonesia. Hal inilah yang memaksa kita untuk memahami suatu konsep yang disebut “Wilayatul Hukmi” yang diterapkan oleh Muhammadiyah. Sederhananya, konsep ini adalah jika di suatu daerah (dalam hal ini kota Yogyakarta) Lag-nya sudah > 0, maka daerah lain yang masih satu wilayah hukum (dalam hal ini satu negara Indonesia) dianggap mengikuti daerah acuan tersebut, walaupun daerah lain itu Lag-nya < 0. Dengan demikian, pada saat Matahari terbenam di Indonesia, ketiga unsur dalam kriteria wujudul hilal di atas terpenuhi hasil-hasil sudah terpenuhi di Indonesia secara keseluruhan.
Gambar 3. Peta Lag di Indonesia saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013. Kredit: BMKG
Gambar 3. Peta Lag di Indonesia saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013. Kredit: BMKG
Konsekuensi dari uraian di atas adalah pada saat Matahari terbenam di Indonesia tanggal 8 Juli 2013, bulan Hijriah telah berganti dari bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1434 H. Dengan demikian, menurut Muhammadiyah, shalat Tarawih dimulai pada 8 Juli 2013 malam tersebut dan shaum Ramadhan dimulai pada 9 Juli 2013.
b. Imkanurrukyat MABIMS
Kriteria Imaknurrukyat MABIMS atau yang dikenal juga dengan kriteria 2-3-8 dapat dilihat pada hasil Keputusan Lokakarya Mencari Format Kriteria Awal Bulan Hijriah di Indonesia Tahun 2011 [5]. Isinya adalah:
  1. tinggi hilal minimal 2º dan,
  2. jarak sudut Matahari dan Bulan minimal 3º atau umur Bulan minimal 8 jam. (Syarat pertama wajib dan syarat kedua opsional).
Berbeda dengan tinggi Hilal yang dimaksud oleh Muhammadiyah, tinggi Hilal yang dimaksud di sini adalah bagian terbawah pada piringan Bulan. Kota yang menjadi acuan dalam perhitungan pun adalah Pelabuhan Ratu, tepatnya di Pos Observasi Bulan (POB) Pelabuhan Ratu (106º 33′ 27.8” BT, -7° 01′ 44.6” LS dan tinggi tempat 52.685 m). Tinggi Hilal yang dimaksud di sini, yaitu tinggi piringan bawah Bulan, di POB pelabuhan Ratu saat Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013 adalah 0º 25,78’. Dengan membandingkan hasil ini dan informasi astronomis Hilal pada uraian sebelumnya dengan isi kriteria MABIMS di atas, dapat kita simpulkan bahwa saat Matahari terbenam di POB Pelabuhan Ratu, kriteria MABIMS belumlah terpenuhi. Hal inipun berlaku di seluruh Indonesia, karena tinggi Hilal tertinggi, elongasi terbesar dan umur Bulan terlama belum memenuhi kriteria MABIMS di seluruh Indonesia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa saat Matahari terbenam di Indonesia tanggal 8 Juli 2013, berdasarkan kriteria MABIMS ini, bulan Hijriah belum berganti dari bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1434 H. Dengan demikian, bulan Sya’ban akan diistikmalkan (dibulatkan) menjadi 30 hari. Konsekuensinya, shalat Tarawih dimulai pada 9 Juli 2013 malam dan shaum Ramadhan dimulai pada 10 Juli 2013.
c. Imkanurrukyat LAPAN
Kriteria Imkanurrukyat LAPAN ini diusulkan oleh Prof. Thomas Djamaluddin dan diterapkan oleh Persis. Isi kriterianya adalah:
  1. Jarak sudut Bulan-Matahari > 6,4º.
  2. Beda tinggi Bulan-Matahari > 4º.
Berbeda dengan dua kriteria sebelumnya yang mengacu pada tinggi Hilal (meskipun definisi keduanya berbeda) pada kriteria ini yang diacu adalah beda tinggi  antara pusat piringan Bulan dan pusat piringan Matahari. Berdasarkan perhitungan standar di astronomi, saat Matahari terbenam tinggi pusat piringan Matahari adalah – 50’. Dengan demikian, tinggi Hilal minimal yang dimaksud dalam kriteria ini adalah 3º 10’.  Jika kita bandingkan kriteria ini dengan informasi astronomis Hilal di atas, maka akan kita simpulkan bahwa di seluruh Indonesia kriteria ini belum terpenuhi. Konsekuensinya, sebagaimana kriteria MABIMS, shalat Tarawih dimulai pada 9 Juli 2013 malam dan shaum Ramadhan dimulai pada 10 Juli 2013.
Prediksi Kemungkinan Teramati Tidaknya  Hilal Penentu Awal Ramadhan 1434 H
Selain prediksi awal Ramadhan 1434 H, prediksi lain yang juga penting untuk diketahui, khususnya bagi para perukyat, adalah prediksi teramati tidaknya Hilal penentu awal Ramadhan 1434 H. Berdasarkan uraian di atas, kita sebenarnya sudah bisa mengetahui kemungkinan teramati tidaknya Hilal setelah Matahari terbenam pada tanggal 8 Juli 2013 nanti. Sebagai catatan, dalam hal ini kita tidak bisa menggunakan kriteria wujudul hilal untuk memprediksikan kemungkinan teramatinya Hilal. Dalam hal ini dapat menggunakan kriteria Imkanurrukyat MABIMS atau kriteria Imkanurrukyat LAPAN; terlepas dari ilmiah tidaknya masing-masing kriteria tersebut.  Ini karena imkanurrukyat sendiri adalah kemungkinan teramati tidaknya Hilal. Secara astronomis, istilah ini dikenal dengan nama visibilitas Hilal dan kriterianya dikenal dengan nama kriteria visibilitas Hilal.
Berdasarkan uraian pada bagian sebelumnya, kita ketahui bahwa kriteria imkanurrukyat MABIMS dan kriteria imkanurrukyat LAPAN belum terpenuhi saat Matahari terbenam pada tanggal 8 Juli 2013 nanti. Jika saat Matahari terbenam saja sudah tidak terpenuhi apakah lagi setelah Matahari terbenam. Ini karena ketinggian Bulan yang rendah saat Matahari terbenam. Semakin bertambahnya waktu, ketinggiannya pun akan semakin rendah dan akhirnya terbenam. Karena itulah berdasarkan kedua kriteria di atas, kemungkinan Hilal untuk teramati sangatlah kecil, jika tidak dikatakan tidak bisa.
Catatan penting: Tulisan ini hanya memaparkan hasil perhitungan astronomis tentang Hilal dan penggunaannya pada kriteria hisab yang berbeda serta prediksi kemungkinan teramati atau tidaknya Hilal penentu awal Bulan Ramadhan 1434 H. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1434 H, karena yang berwenang untuk menentukan hal itu adalah pihak yang berwenang.
disadur dari langitselatan.com dengan sedikit penyesuaian

Guru Belum Terapkan Pendidikan Karakter

Guru Belum Terapkan Pendidikan Karakter

Posted by Unknown  |  at  1:54 PM

suasana belajarPendidikan karakter di sekolah umum masih belum diterapkan secara menyeluruh/efektif. Hal itu tidak terlepas dari peran guru bimbingan dan penyuluhan (BP). Bentuk pendidikan itu berupa konseling oleh guru BP sehingga belum menyentuh secara optimal dalam kurikulum.



Hal tersebut sulit dimungkiri, karena guru BP memang tidak bisa meraih semuanya sehari-hari di sekolah. Istilahnya, kalau ada masalah datang, kalau tidak, ya, tidak.

Selain itu, tidak jarang keberadaan guru BP dirangkap oleh guru mata pelajaran. Akhirnya, konsep pendidikan karakter sampai sejauh ini tidak pernah optimal.






"Mayoritas guru belum punya kemauan untuk melakukan itu. Kesadaran sudah ada, hanya saja belum menjadi sebuah aksi nyata"


-- Anita Lie/Praktisi Pendidikan





"Padahal seharusnya semua guru bisa menerapkan pendidikan karakter itu, tetapi mereka harus bisa meneguhkan dulu, bahwa di kelas itu mereka juga mendidik, bukan cuma mengajar," ujar praktisi pendidikan, Dr Anita Lie, di Jakarta, Jumat (15/1/12010), seperti di kutip kompas.com




Anita mengatakan, untuk menerapkan pendidikan karakter seluruh sekolah harus memiliki kesepakatan tentang nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan di sekolahnya. Unsur-unsur pengembangan karakter itu pun harus diintegrasikan di semua mata pelajaran.




"Masalahnya, mayoritas guru belum punya kemauan untuk melakukan itu. Kesadaran sudah ada, hanya saja belum menjadi sebuah aksi nyata," ujarnya.


 


Pesantren
Dari pendapat dan uraian ahli pendidikan di atas terungkap bahwa ketergantungan kepada personal guru BP sangat besar. Peran guru lain yang sebenarnya berpotensi mengajar morality, tidak dapat berperan banyak.

Padahal jiga Kenapa guru agama tidak bisa berperan banyak, hal ini tidak lain karena apa yang diajarkan di sekolah berupa how to know "agama"  bkan Untunglah pesantren masih tetap setia menerapkan pendidikan perilaku. bahkan pendidikan karakter ini berlangsung sedara "long life education" ketika santri-santri berada di pondok pesantren.

 








IAEA Yakinkan Dunia akan Program Nuklir Aman Milik Iran

IAEA Yakinkan Dunia akan Program Nuklir Aman Milik Iran

Posted by Unknown  |  at  4:17 AM

IAEA belum ditemukan adalah Iran mencoba untuk memproses rendah memperkaya uranium menjadi senjata-grade uranium.

El Baradei: Iran was still refusing to fulfill the UN's requirement of stopping its uranium enrichment activity. El Baradei: Iran masih menolak untuk memenuhi kebutuhan PBB menghentikan aktivitas penyuburan uranium nya.

WIENWINA, Feb 20 (Xinhua) - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan para inspektur tidak menemukan bahwa Iran akan berusaha untuk memproses rendah memperkaya uranium menjadi senjata-grade uranium, yang Austria Tekan Agency (APA) melaporkan pada hari Jumat .

Laporan IAEA anonim yang dikutip sebagai ahli berkata, "sampai saat ini, Iran telah melakukan kerjasama dengan kami baik dalam verifications relevan."

Zat uranium yang diproduksi di Natanz (tanaman) telah terdaftar secara hati-hati, beberapa di antaranya berada di bawah pengawasan IAEA jauh dari kamera, yang ahli katanya.

"Jika berniat untuk transportasi Iranians ini zat uranium ke lokasi rahasia untuk memproses lebih lanjut, dari agen inspektur akan mengetahui."

Dalam laporan yang disampaikan pada hari Kamis ke Dewan Keamanan PBB, Mohamed El Baradei, direktur umum dari IAEA, mengatakan Iran masih menolak untuk memenuhi kebutuhan PBB menghentikan aktivitas penyuburan uranium nya.

Laporan mengatakan Iran sejauh ini telah menghasilkan sekitar 1000 kg rendah memperkaya uranium, sesuai dengan jumlah tenaga ahli, yang mencukupi untuk memproduksi senjata-gelar memperkaya uranium dengan kemurnian 95 persen yang diperlukan untuk satu bom nuklir.

Amerika Serikat dan sekutunya yang ada terdakwa Iran mencoba mengembangkan senjata nuklir di bawah sbg sebuah program nuklir sipil, yang Teheran menyangkal.

Iran menyatakan bahwa rencana nuklir hanya untuk tujuan damai, dan terus dengan kegiatan penyuburan uranium meskipun tekanan dari negara-negara Barat dan resolusi PBB yang relevan dan sanksi.


Sumber: http://news.xinhuanet.com/english/2009-02/21/content_10860981.htm

IAEA Yakinkan Dunia akan Program Nuklir Aman Milik Iran

IAEA Yakinkan Dunia akan Program Nuklir Aman Milik Iran

Posted by Unknown  |  at  4:17 AM

IAEA belum ditemukan adalah Iran mencoba untuk memproses rendah memperkaya uranium menjadi senjata-grade uranium.

El Baradei: Iran was still refusing to fulfill the UN's requirement of stopping its uranium enrichment activity. El Baradei: Iran masih menolak untuk memenuhi kebutuhan PBB menghentikan aktivitas penyuburan uranium nya.

WIENWINA, Feb 20 (Xinhua) - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan para inspektur tidak menemukan bahwa Iran akan berusaha untuk memproses rendah memperkaya uranium menjadi senjata-grade uranium, yang Austria Tekan Agency (APA) melaporkan pada hari Jumat .

Laporan IAEA anonim yang dikutip sebagai ahli berkata, "sampai saat ini, Iran telah melakukan kerjasama dengan kami baik dalam verifications relevan."

Zat uranium yang diproduksi di Natanz (tanaman) telah terdaftar secara hati-hati, beberapa di antaranya berada di bawah pengawasan IAEA jauh dari kamera, yang ahli katanya.

"Jika berniat untuk transportasi Iranians ini zat uranium ke lokasi rahasia untuk memproses lebih lanjut, dari agen inspektur akan mengetahui."

Dalam laporan yang disampaikan pada hari Kamis ke Dewan Keamanan PBB, Mohamed El Baradei, direktur umum dari IAEA, mengatakan Iran masih menolak untuk memenuhi kebutuhan PBB menghentikan aktivitas penyuburan uranium nya.

Laporan mengatakan Iran sejauh ini telah menghasilkan sekitar 1000 kg rendah memperkaya uranium, sesuai dengan jumlah tenaga ahli, yang mencukupi untuk memproduksi senjata-gelar memperkaya uranium dengan kemurnian 95 persen yang diperlukan untuk satu bom nuklir.

Amerika Serikat dan sekutunya yang ada terdakwa Iran mencoba mengembangkan senjata nuklir di bawah sbg sebuah program nuklir sipil, yang Teheran menyangkal.

Iran menyatakan bahwa rencana nuklir hanya untuk tujuan damai, dan terus dengan kegiatan penyuburan uranium meskipun tekanan dari negara-negara Barat dan resolusi PBB yang relevan dan sanksi.


Sumber: http://news.xinhuanet.com/english/2009-02/21/content_10860981.htm

Metode Quantum Learning buntuk Pesantren ada gak yah

Metode Quantum Learning buntuk Pesantren ada gak yah

Posted by Unknown  |  at  11:31 AM

Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan hantarlah dunia kita ke
dunia mereka." Istilah ini adalah istilah yang dipakai dalam Quantum
Teaching, sebuah metode belajar yang pada awalnya adalah eksperimen Dr
Georgi Lazanov tentang Suggestology yaitu kekuatan sugesti yang dapat
dan pasti mempengaruhi hasil belajar.


Bobbi de Porter yang merupakan murid dari Dr Georgi Lazanov,
mengembangkan kembali eksperimen gurunya menjadi Quantum Learning yang
merupakan hasil adopsi dari beberapa teori, seperti  sugesti, teori
otak kanan dan kiri, teori otak triune, pilihan modalitas (visual,
auditorial dan kinestetik) dan pendidikan holistik.



 



Lalu setelah
melalui beberapa fase Quantum Learning kembali dikembangkan dan pada
akhirnya lahirlah Quantum Teaching, yaitu metode belajar yang
menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan
unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi
yang terjadi di dalam kelas.



 



Rumus dan tehnik yang diterapkan oleh Quantum Teaching adalah AMBAK & TANDUR, definisi dari kedua kata tersebut adalah:
AMBAK
A: Apa yang dipelajari
Dalam setiap pelajaran, guru hanya menetapkan, anak didiklah yang
menentukan tema sesuai minat masing-masing. Sebagai contoh pada
pelajaran menggambar, guru hanya menentukan pelajaran menggambar dan
para anak didiknya yang menentukan temanya.
M: Manfaat
Guru memberikan penjelasan manfaat yang diperoleh dari setiap
pelajaran dan guru harus bisa memberi kemampuan memahami situasi yang
sebenarnya sehingga para siawa bisa lebih tertantang untuk mempelajari
semua hal dengan lebih mendalam.
BAK: Bagiku
Manfaat apa yang akan diperoleh di kemudian hari dengan mempelajari ini semua.



Definisi dari tehnik pembelajaran Quantum Teaching TANDUR, adalah:
T: Tumbuhkan minat belajar
A: Aktifkan minat belajar
N: Namai semua konsep pembelajaran
D: Demonstrasikan, dengan maksud supaya anak lebih memahami pelajaran.
U: Ulangi, semakin sering diulang maka semakin kuat kuat pelajaran melekat.
R: Rayakan, berikan apresiasi kepada siapa saja yang berhasil melakukannya dengan baik.



Menggali Potensi Para Guru dan Tenaga Pengajar
Tidak hanya peduli pada para siswa, PT Adaro Indonesia juga peduli
dengan para guru dan tenaga pelajar dengan memberikan kesempatan kepada
mereka menggali lebih dalam potensi diri dan pengetahuannya. PT Adaro
Indonesia pada kesempatan tersebut melalui Lembaga Pengembangan Potensi
Pendidikan Adaro-Partners (LP3-AP) mengadakan serangkaian seminar dan
pelatihan Quantum Learning dan Quantum Teaching.



Para perserta yang terdiri dari 1.122 orang perserta tersebut
merupakan para guru dan tenaga pengajar dari tiga Kabupaten, yaitu
Tabalong, Balangan Kalimantan Selatan dan Barito Timur Kalimantan
Tengah. Dalam pelatihan tersebut para guru dan tenaga pengajar
diberikan pelatihan diantaranya Contextual Teaching & Learning
(CTL) Sain. Selain itu, para guru dan tenaga pengajar dibekali pula
dengan Quantum Teaching yaitu ilmu pengajaran yang menggabungkan unsur
seni dalam pencapaian tujuan belajar yang terarah, sehingga para siswa
dapat belajar dalam suasana yang meriah. Dan Trainer of Trainer Quantum
teaching sebagai program lanjutan quantum teaching serta disuguhi
berbagai seminar yang bertemakan tradisi membangun mutu, supervisi dan
monitoring sebagai wujud kemampuan melakukan pemantauan implementasi
metode pengajaran.

Metode Quantum Learning buntuk Pesantren ada gak yah

Metode Quantum Learning buntuk Pesantren ada gak yah

Posted by Unknown  |  at  11:31 AM

Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan hantarlah dunia kita ke
dunia mereka." Istilah ini adalah istilah yang dipakai dalam Quantum
Teaching, sebuah metode belajar yang pada awalnya adalah eksperimen Dr
Georgi Lazanov tentang Suggestology yaitu kekuatan sugesti yang dapat
dan pasti mempengaruhi hasil belajar.


Bobbi de Porter yang merupakan murid dari Dr Georgi Lazanov,
mengembangkan kembali eksperimen gurunya menjadi Quantum Learning yang
merupakan hasil adopsi dari beberapa teori, seperti  sugesti, teori
otak kanan dan kiri, teori otak triune, pilihan modalitas (visual,
auditorial dan kinestetik) dan pendidikan holistik.



 



Lalu setelah
melalui beberapa fase Quantum Learning kembali dikembangkan dan pada
akhirnya lahirlah Quantum Teaching, yaitu metode belajar yang
menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan
unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi
yang terjadi di dalam kelas.



 



Rumus dan tehnik yang diterapkan oleh Quantum Teaching adalah AMBAK & TANDUR, definisi dari kedua kata tersebut adalah:
AMBAK
A: Apa yang dipelajari
Dalam setiap pelajaran, guru hanya menetapkan, anak didiklah yang
menentukan tema sesuai minat masing-masing. Sebagai contoh pada
pelajaran menggambar, guru hanya menentukan pelajaran menggambar dan
para anak didiknya yang menentukan temanya.
M: Manfaat
Guru memberikan penjelasan manfaat yang diperoleh dari setiap
pelajaran dan guru harus bisa memberi kemampuan memahami situasi yang
sebenarnya sehingga para siawa bisa lebih tertantang untuk mempelajari
semua hal dengan lebih mendalam.
BAK: Bagiku
Manfaat apa yang akan diperoleh di kemudian hari dengan mempelajari ini semua.



Definisi dari tehnik pembelajaran Quantum Teaching TANDUR, adalah:
T: Tumbuhkan minat belajar
A: Aktifkan minat belajar
N: Namai semua konsep pembelajaran
D: Demonstrasikan, dengan maksud supaya anak lebih memahami pelajaran.
U: Ulangi, semakin sering diulang maka semakin kuat kuat pelajaran melekat.
R: Rayakan, berikan apresiasi kepada siapa saja yang berhasil melakukannya dengan baik.



Menggali Potensi Para Guru dan Tenaga Pengajar
Tidak hanya peduli pada para siswa, PT Adaro Indonesia juga peduli
dengan para guru dan tenaga pelajar dengan memberikan kesempatan kepada
mereka menggali lebih dalam potensi diri dan pengetahuannya. PT Adaro
Indonesia pada kesempatan tersebut melalui Lembaga Pengembangan Potensi
Pendidikan Adaro-Partners (LP3-AP) mengadakan serangkaian seminar dan
pelatihan Quantum Learning dan Quantum Teaching.



Para perserta yang terdiri dari 1.122 orang perserta tersebut
merupakan para guru dan tenaga pengajar dari tiga Kabupaten, yaitu
Tabalong, Balangan Kalimantan Selatan dan Barito Timur Kalimantan
Tengah. Dalam pelatihan tersebut para guru dan tenaga pengajar
diberikan pelatihan diantaranya Contextual Teaching & Learning
(CTL) Sain. Selain itu, para guru dan tenaga pengajar dibekali pula
dengan Quantum Teaching yaitu ilmu pengajaran yang menggabungkan unsur
seni dalam pencapaian tujuan belajar yang terarah, sehingga para siswa
dapat belajar dalam suasana yang meriah. Dan Trainer of Trainer Quantum
teaching sebagai program lanjutan quantum teaching serta disuguhi
berbagai seminar yang bertemakan tradisi membangun mutu, supervisi dan
monitoring sebagai wujud kemampuan melakukan pemantauan implementasi
metode pengajaran.

Air Bersih Jadi Rebutan

Air Bersih Jadi Rebutan

Posted by Unknown  |  at  12:45 PM


Cirebon singkatan dari "Cai" dan "Rebon." "Cai" berarti Air dan rebon maksudnya udang lembut (kecil). Tapi yang membuat aneh adalah ketika Cirebon kekurangan air bersih persisnya di Kapetakan, Cirebon.

Pembagian air bersih gratis oleh PDAM Kabupaten Cirebon kepada
tiga Desa di Kecamatan Kapetakan disambut gembira oleh warga, bahkan
sempat memicu kericuhan.



Seperti
yang terjadi di Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan, Kabupaten
Cirebon, Warga yang sudah satu bulan kesulitan mendapatkan air bersih
langsung merapat ke mobil tanki PDAM. Tangki yang memuat 3.000 liter
air bersih itu diserbu warga yang membawa ember dan jerigen berebut
menampung air yang dikucurkan oleh petugas PDAM.

Karena tidak
sabar, beberapa warga berebut mengarahkan kucuran air ke embernya,
sehingga petugas PDAM kerepotan memegangi selang. Akhirnya petugas
membiarkan selang dipegang oleh warga untuk mengisi jerigen
masing-masing.

Yutini, salah satu warga mengaku sudah satu bulan
tidak mendapatkan air bersih dari PDAM. Untuk kebutuhan sehari-hari
harus membeli ke Desa Kebedulan dengan harga Rp1.500 per jerigen.

"Saya
biasanya beli 10 jerigen sehari untuk belum untuk ongkosnya Rp5.000,
berarti saya harus mengeluarkan uang Rp20.000 per hari hanya untuk air
saja," ujar yutini yang mengandalkan kehidupan dari suaminya yang
menarik becak.

Selain di Desa Pegagan Kidul, pebagian air bersih
gratis juga dilakukan di Desa Bungko Lor dan Bungko Kidul Kecamatan
Kapetakan Kabupaten Cirebon. Suasana pembagian air bersih pun tidak
berbeda jauh seperti di Desa Pegagan Kidul.

Berdasarkan
penuturan warga, karena letak desa yang berdekatan dengan laut, air
yang dihasilkan dari sumur rasanya asin dan tidak layak dikonsumsi.
Sedangkan air dari PDAM pun sudah satu bulan tidak mengucur. (BC-211)

Air Bersih Jadi Rebutan

Air Bersih Jadi Rebutan

Posted by Unknown  |  at  12:45 PM


Cirebon singkatan dari "Cai" dan "Rebon." "Cai" berarti Air dan rebon maksudnya udang lembut (kecil). Tapi yang membuat aneh adalah ketika Cirebon kekurangan air bersih persisnya di Kapetakan, Cirebon.

Pembagian air bersih gratis oleh PDAM Kabupaten Cirebon kepada
tiga Desa di Kecamatan Kapetakan disambut gembira oleh warga, bahkan
sempat memicu kericuhan.



Seperti
yang terjadi di Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan, Kabupaten
Cirebon, Warga yang sudah satu bulan kesulitan mendapatkan air bersih
langsung merapat ke mobil tanki PDAM. Tangki yang memuat 3.000 liter
air bersih itu diserbu warga yang membawa ember dan jerigen berebut
menampung air yang dikucurkan oleh petugas PDAM.

Karena tidak
sabar, beberapa warga berebut mengarahkan kucuran air ke embernya,
sehingga petugas PDAM kerepotan memegangi selang. Akhirnya petugas
membiarkan selang dipegang oleh warga untuk mengisi jerigen
masing-masing.

Yutini, salah satu warga mengaku sudah satu bulan
tidak mendapatkan air bersih dari PDAM. Untuk kebutuhan sehari-hari
harus membeli ke Desa Kebedulan dengan harga Rp1.500 per jerigen.

"Saya
biasanya beli 10 jerigen sehari untuk belum untuk ongkosnya Rp5.000,
berarti saya harus mengeluarkan uang Rp20.000 per hari hanya untuk air
saja," ujar yutini yang mengandalkan kehidupan dari suaminya yang
menarik becak.

Selain di Desa Pegagan Kidul, pebagian air bersih
gratis juga dilakukan di Desa Bungko Lor dan Bungko Kidul Kecamatan
Kapetakan Kabupaten Cirebon. Suasana pembagian air bersih pun tidak
berbeda jauh seperti di Desa Pegagan Kidul.

Berdasarkan
penuturan warga, karena letak desa yang berdekatan dengan laut, air
yang dihasilkan dari sumur rasanya asin dan tidak layak dikonsumsi.
Sedangkan air dari PDAM pun sudah satu bulan tidak mengucur. (BC-211)

Sungaipun Ikutan Butek Lan Cetek

Sungaipun Ikutan Butek Lan Cetek

Posted by Unknown  |  at  12:47 PM



dangkalOleh: Komunitas Banyu Bening


KEBUTEKAN (keruh) dan ke-cetek-an (dangkal) dalam berpikir di masyrakat membuat kisruh alam ide manusia. Kenyataan ini merupakan kendala dalam menikmati tetesan beningnya karunia ilahi seperti akal pikiran. Namun jangan heran, kini sungai-sungaipun sebagai sumber penghidupan di darat ikuta-ikutan butek seolah tidak mau kalah dengan alam fikir manusia. Gelagat punapa niki kuh?







Tahukan
kawan, alam juga memberikan tanda, setelah minyak juga keruh, dan membuat kisruh penduduk bumi, kini
sungai-sungai di Cirebon punbukan saja butek, tapi dangkal. Inikah wajah
bumi lahir dan batin Indonesia. ?

Seperti diberitakan di sini (Cirebon) bahwa banyak sungai di Kabupaten
Cirebon muaranya mengalami pendangkalan. Jumlahnya bukan satu dua tapi
sudah puluhan. Memang sih tidak ada kaitan antara sungai dengan alam
pikir manusia. Tapi bagi kami, fikir manusia adalah daya alam itu
sendiri. Alam dikelola oleh manusia, jika bening dan dalam pola pikir
manusia, akan berdampak pada sekitarnya. Demikian juga sungai dangkal
menda akan hal itu.





Ada dua puluh dua puluh muara sungai yang berada
di sepanjang
pantai utara Kabupaten Cirebon mengalami pendangkalan sehingga
menganggu pendaratan perahu nelayan. Demikain hasil pantauan kami di
Cirebon. Bayangkan Muara yang mengalami pendangkalan antara lain muara
Gebang, Mundu, Bondet, Kedaton, Gunungjati, Kumpulkuista.





Tentu saja, para nelayan menjadi korban
dari
semua itu. Agaknya bencana di darat juga warning di laut sudah
berkali-kali berbunyi, namun seakan bunyi "alarm" itu meski nyata
memekakkan telinga,sawaun alaihim aan dzartahum am lan tungdzirhum laa
yu'minun, kata quran. Sama saja diperingati atau tidak tetap tak mau
percaya.






Sama saja, bagi yang memiliki dangkal fikir,
memperkeruh aliran sungai dan merusak meski diperingati berkali-kali
tetap saja terus menggerus alam ini dan mengeksploitasi sesuka sendiri.






Gemulung Tonggoh, wilayah yang
menjadi aliran sungai di Buntet Pesantren dikeruk habis hingga membuat
danau danau kecil. Kerusakan alam itu membuat sungai-sungai menjadi
kering airnya. Aneh sekali sungai di kampung menjadi keruh dan dangkal.
Ini berarti sama saja orang-orang pandai banyak yang abai terhadap
pemeliharaan alam fikirnya, sebagaimana alam yang perlu dijaga diembat
seenaknya sendiri.






Lihatlah pendangkalan itu membuat nelayan terpaksa mengalihkan bongkar ikan di Tempat
Pelelangan Ikan (TPI) di Cirebon dan memilih ke TPI lain seperti di
Indramayu, Subang maupun Tegal dan Pekalongan di Jawa Tengah. Tragis memang, tapi siapa yang peduli? wallahu a'lam






Sungaipun Ikutan Butek Lan Cetek

Sungaipun Ikutan Butek Lan Cetek

Posted by Unknown  |  at  12:47 PM



dangkalOleh: Komunitas Banyu Bening


KEBUTEKAN (keruh) dan ke-cetek-an (dangkal) dalam berpikir di masyrakat membuat kisruh alam ide manusia. Kenyataan ini merupakan kendala dalam menikmati tetesan beningnya karunia ilahi seperti akal pikiran. Namun jangan heran, kini sungai-sungaipun sebagai sumber penghidupan di darat ikuta-ikutan butek seolah tidak mau kalah dengan alam fikir manusia. Gelagat punapa niki kuh?







Tahukan
kawan, alam juga memberikan tanda, setelah minyak juga keruh, dan membuat kisruh penduduk bumi, kini
sungai-sungai di Cirebon punbukan saja butek, tapi dangkal. Inikah wajah
bumi lahir dan batin Indonesia. ?

Seperti diberitakan di sini (Cirebon) bahwa banyak sungai di Kabupaten
Cirebon muaranya mengalami pendangkalan. Jumlahnya bukan satu dua tapi
sudah puluhan. Memang sih tidak ada kaitan antara sungai dengan alam
pikir manusia. Tapi bagi kami, fikir manusia adalah daya alam itu
sendiri. Alam dikelola oleh manusia, jika bening dan dalam pola pikir
manusia, akan berdampak pada sekitarnya. Demikian juga sungai dangkal
menda akan hal itu.





Ada dua puluh dua puluh muara sungai yang berada
di sepanjang
pantai utara Kabupaten Cirebon mengalami pendangkalan sehingga
menganggu pendaratan perahu nelayan. Demikain hasil pantauan kami di
Cirebon. Bayangkan Muara yang mengalami pendangkalan antara lain muara
Gebang, Mundu, Bondet, Kedaton, Gunungjati, Kumpulkuista.





Tentu saja, para nelayan menjadi korban
dari
semua itu. Agaknya bencana di darat juga warning di laut sudah
berkali-kali berbunyi, namun seakan bunyi "alarm" itu meski nyata
memekakkan telinga,sawaun alaihim aan dzartahum am lan tungdzirhum laa
yu'minun, kata quran. Sama saja diperingati atau tidak tetap tak mau
percaya.






Sama saja, bagi yang memiliki dangkal fikir,
memperkeruh aliran sungai dan merusak meski diperingati berkali-kali
tetap saja terus menggerus alam ini dan mengeksploitasi sesuka sendiri.






Gemulung Tonggoh, wilayah yang
menjadi aliran sungai di Buntet Pesantren dikeruk habis hingga membuat
danau danau kecil. Kerusakan alam itu membuat sungai-sungai menjadi
kering airnya. Aneh sekali sungai di kampung menjadi keruh dan dangkal.
Ini berarti sama saja orang-orang pandai banyak yang abai terhadap
pemeliharaan alam fikirnya, sebagaimana alam yang perlu dijaga diembat
seenaknya sendiri.






Lihatlah pendangkalan itu membuat nelayan terpaksa mengalihkan bongkar ikan di Tempat
Pelelangan Ikan (TPI) di Cirebon dan memilih ke TPI lain seperti di
Indramayu, Subang maupun Tegal dan Pekalongan di Jawa Tengah. Tragis memang, tapi siapa yang peduli? wallahu a'lam






Klinik Avicena Buka Layanan Haji dan Umrah

Klinik Avicena Buka Layanan Haji dan Umrah

Posted by Unknown  |  at  5:57 AM

KBIH Buntet Pesantren


 



Jakarta (MCH). Klinik Avicena yang diselengarakan oleh Lembaga Pelayanan Kesehatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terhitung sejak 1 Juli 2008 kemarin terbuka untuk umum, terutama bagi calon jemaah umrah dan haji.



Kami
memang melayani umum. Namun, secara khusus kami mengkhususkan diri
untuk pelayanan pemeriksaan kesehatan jemaah haji dan umrah," kata Dr.
Hj. Wan Nedra Komaruddin, Direktur Poliklinik Avicena.




Menurut Wan Nedra, polikliniknya telah dilengkapi dengan perangkat
pemeriksaan jemaah haji dan umrah serta melayani vaksinasi meningitis
dan influenza. Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi mengharuskan
vaksinasi meningitis untuk semua jemaah haji dan umrah yang datang ke
wilayah itu.




Klinik Avicena dibuka sejak hari Senin hingga Jumat sejak pukul 09.00
hingga pukul 17.00 WIB. Klinik Avicena menempati lantai 7 Gedung PBNU
Jalan Kramat Raya 164. Klinik tersebut sudah ada sejak tiga tahun lalu,
namun mulai dibuka untuk umum sejak 1 Juli kemarin. Bagi yang
membutuhkan pelayanan haji dan umrah atau informasi tentang kesehatan
haji dan umrah bisa menghubungi nomor 021-39222565. (Musthafa Helmy)



Klinik Avicena Buka Layanan Haji dan Umrah

Klinik Avicena Buka Layanan Haji dan Umrah

Posted by Unknown  |  at  5:57 AM

KBIH Buntet Pesantren


 



Jakarta (MCH). Klinik Avicena yang diselengarakan oleh Lembaga Pelayanan Kesehatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terhitung sejak 1 Juli 2008 kemarin terbuka untuk umum, terutama bagi calon jemaah umrah dan haji.



Kami
memang melayani umum. Namun, secara khusus kami mengkhususkan diri
untuk pelayanan pemeriksaan kesehatan jemaah haji dan umrah," kata Dr.
Hj. Wan Nedra Komaruddin, Direktur Poliklinik Avicena.




Menurut Wan Nedra, polikliniknya telah dilengkapi dengan perangkat
pemeriksaan jemaah haji dan umrah serta melayani vaksinasi meningitis
dan influenza. Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi mengharuskan
vaksinasi meningitis untuk semua jemaah haji dan umrah yang datang ke
wilayah itu.




Klinik Avicena dibuka sejak hari Senin hingga Jumat sejak pukul 09.00
hingga pukul 17.00 WIB. Klinik Avicena menempati lantai 7 Gedung PBNU
Jalan Kramat Raya 164. Klinik tersebut sudah ada sejak tiga tahun lalu,
namun mulai dibuka untuk umum sejak 1 Juli kemarin. Bagi yang
membutuhkan pelayanan haji dan umrah atau informasi tentang kesehatan
haji dan umrah bisa menghubungi nomor 021-39222565. (Musthafa Helmy)



Selain Do'a, Cerdaskan Anak dengan Bermain, Musik, dan Bahasa

Selain Do'a, Cerdaskan Anak dengan Bermain, Musik, dan Bahasa

Posted by Unknown  |  at  11:22 AM




anak cerdasOleh: Redaksi
Mendoakan
anak dari orang tua terlebih sang bunda menurut ajaran agama sangat berperan. Selain itu upaya lain seperti medis bisa
juga dilakukan untuk kecerdasan anak. Anak cerdas, selain mengikuti wahyu juga bisa mengikuti ilmu pengetahuan. Karenanya, bagaimana cara ilmu pengetahuan
memberikan stimulasi dini untuk merangsang kecerdasan anak?





Stimulasi dini
merupakan
salah satu faktor penting untuk mengoptimalkan tumbuh-kembang anak.
Beberapa komponen stimulasi yang berpengaruh besar pada perkembangan
otak anak, antara lain bermain, menikmati musik, dan mempelajari
bahasa.




Sebuah diskusi menarik telah dilangsungkan minggu lalu, mengenai pembentukan kecerdasan
anak yang diselenggarakan PT Mead Johnson Indonesia, Minggu (15/6), di
Jakarta seperti ditulis oleh Media Sehat.








"Hasil penelitian membuktikan otak anak-anak pada usia emas yakni
1-3 tahun mampu menyerap pengetahuan dengan mudah. Bila spons adalah
otak anak, stimulasi lingkungan adalah air yang bisa diserap dengan
cepat," ujar psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia,
Rose Mini, dalam acara tersebut.










Syaraf Anak



Otak anak terdiri dari sel-sel dan serabut syaraf. Stimulasi dari
lingkungan yang didapat sejak si anak lahir berfungsi membentuk
hubungan-hubungan antarsel saraf sekaligus mengembangkan sinyal-sinyal
otak.








Untuk bayi, misalnya, stimulasi dapat diberikan melalui belaian,
obrolan, memperlihatkan dan menyentuh benda-benda bergerak dan
berwarna-warni. Untuk anak usia satu tahun ke atas stimulasi dapat
diberikan melalui aneka permainan.










Cara lain untuk menstimulasi anak adalah melalui musik. Sudah sejak
lama diketahui bahwa musik klasik dapat mencerdaskan anak. Bagaimana
dengan musik jenis lain?










"Sejauh ini penelitian yang ada baru sebatas musik klasik. Namun
bila ditelaah, jenis musik klasik yang membantu perkembangan otak anak
adalah yang iramanya menenangkan dan nadanya sederhana.
Mungkin, musik
lain yang memiliki nada sederhana dan memberi efek menenangkan juga
mampu menstimulasi otak anak dengan baik," jelas musikus Purwacaraka.










Ragam manfaat dapat diperoleh anak dari musik. Antara lain, musik
membuat anak tidur nyenyak, mendorong produksi hormon pertumbuhan,
menenangkan tubuh, otot dan saraf, serta meningkatkan kecerdasan
intelektual dan emosional.










Selain itu, belajar bahasa juga menjadi salah satu cara menstimulasi
otak
anak. Menurut hasil penelitian, bayi dapat menyerap 13 juta kata
yang diucapkan orang tuanya.
Namun bila orang tua enggan mengajak bayi
mereka berbicara, jumlahnya turun menjadi 62% atau hanya 8 juta
kosakata. Karena itulah meski bayi belum bisa bicara, penting bagi
orang tua untuk mengajak bayinya mengobrol.










Rose Mini menambahkan, anak yang kemampuan bahasanya kurang
cenderung mengungkapkan emosinya melalui perbuatan. Akibatnya, anak
sering dicap nakal karena berbuat kasar. Padahal, itu terjadi karena
orang tua tidak melatih kemampuan bahasanya sehingga anak frustrasi
saat tidak bisa mengungkapkan maksud hatinya melalui kata-kata.






Bayi Membaca



Seorang anak balita berumur 2,5 tahun sudah pinter
membaca. Meski baru berumur 2,5 tahun namun bicaranya seperti anak usia
5 tahun. Ternyata sang bayi ini sebelumnya sudah dikenalkan dengan
kartu membaca saat masih bayi. Sebuah rangsangan dini yang memberikan efek positif pada anak dimasa "golden age".






"Saya menggunakan kartu membaca untuk bayi, dan saya
kenalkan pada anak saya waktu kecil." ujar Nuning Mumaraisal Haq  kepada
redaksi.




Darby nama anak itu, kelihatan sehat sekali.
Komunikasinya sangat lancar baik kepada orang baru maupun kepada
anggota keluarganya. "Mas Darby, ini ada om...., ayo salam" kata
mamanya. Saat itu juga Darby kecil ini langsung meresponnya dan
buru-buru  menyalami redaksi tanpa rasa grogi.


"Darby kata umi, sudah bisa baca ya?" kata saya.
"Baca apa?" dia malah balik bertanya.

"Baca buku?" jawabku
"Buku apa?" balik lagi bertanya seakan menantang pembicaraan.

Begitulah pengalaman saya saat menemui anak kecil berumur 2,5 tahun
sudah bisa membaca. Dan seperti pengakuan ibunya, cucu KH. Fuad Hasyim
ini sudah bisa melafalkan huruf kecuali yang sengau seperti "NY" dan
"NG" belum bisa.

Ternyata, benar pendapat para ahli seperti diskusi di atas, bahwa anak
itu penting sekali dirangsang dengan stimulasi awal. Karenanya, anak yang baik
tentu distimulasi dengan baik akan membawa dampak permanen pada usia
dewasanya. Belajar bahasa, musik dan bermain. Namun tentu saja do'a harus serta merta menyertainya.

Memang benar Nabi Muhammad saw mengajari umatnya agar baik terhadap
anak kecil. Beliau pernah merebut seorang anak kecil yang tengah
dimarahi oleh ibunya. Lalu manusia agung ini menasihati kalau si anak
dipengaruhi dengan kekerasan, maka pengaruhnya akan berdampak hingga
usia dewasa.



Jadi, cerdas bukan saja bakat, tetapi memang harus
dilatih, dan diberi stimulasi (rangsangan) sejak awal. Sayang sekali
jika calon generasai bangsa yang manis itu jika kurang perhatian masalah ini. Kita membutuhkan anak-anak cerdas demi masa depan mereka. Bangsa ini
pun membutuhkan generasi cerdas: emosi, akal dan hati. Dan itu semua bisa dimulai dari diri
kita sendiri sebagai orang tua kebanggaan sang anak.
Wallahu a'lam. (Kurt)



Selain Do'a, Cerdaskan Anak dengan Bermain, Musik, dan Bahasa

Selain Do'a, Cerdaskan Anak dengan Bermain, Musik, dan Bahasa

Posted by Unknown  |  at  11:22 AM




anak cerdasOleh: Redaksi
Mendoakan
anak dari orang tua terlebih sang bunda menurut ajaran agama sangat berperan. Selain itu upaya lain seperti medis bisa
juga dilakukan untuk kecerdasan anak. Anak cerdas, selain mengikuti wahyu juga bisa mengikuti ilmu pengetahuan. Karenanya, bagaimana cara ilmu pengetahuan
memberikan stimulasi dini untuk merangsang kecerdasan anak?





Stimulasi dini
merupakan
salah satu faktor penting untuk mengoptimalkan tumbuh-kembang anak.
Beberapa komponen stimulasi yang berpengaruh besar pada perkembangan
otak anak, antara lain bermain, menikmati musik, dan mempelajari
bahasa.




Sebuah diskusi menarik telah dilangsungkan minggu lalu, mengenai pembentukan kecerdasan
anak yang diselenggarakan PT Mead Johnson Indonesia, Minggu (15/6), di
Jakarta seperti ditulis oleh Media Sehat.








"Hasil penelitian membuktikan otak anak-anak pada usia emas yakni
1-3 tahun mampu menyerap pengetahuan dengan mudah. Bila spons adalah
otak anak, stimulasi lingkungan adalah air yang bisa diserap dengan
cepat," ujar psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia,
Rose Mini, dalam acara tersebut.










Syaraf Anak



Otak anak terdiri dari sel-sel dan serabut syaraf. Stimulasi dari
lingkungan yang didapat sejak si anak lahir berfungsi membentuk
hubungan-hubungan antarsel saraf sekaligus mengembangkan sinyal-sinyal
otak.








Untuk bayi, misalnya, stimulasi dapat diberikan melalui belaian,
obrolan, memperlihatkan dan menyentuh benda-benda bergerak dan
berwarna-warni. Untuk anak usia satu tahun ke atas stimulasi dapat
diberikan melalui aneka permainan.










Cara lain untuk menstimulasi anak adalah melalui musik. Sudah sejak
lama diketahui bahwa musik klasik dapat mencerdaskan anak. Bagaimana
dengan musik jenis lain?










"Sejauh ini penelitian yang ada baru sebatas musik klasik. Namun
bila ditelaah, jenis musik klasik yang membantu perkembangan otak anak
adalah yang iramanya menenangkan dan nadanya sederhana.
Mungkin, musik
lain yang memiliki nada sederhana dan memberi efek menenangkan juga
mampu menstimulasi otak anak dengan baik," jelas musikus Purwacaraka.










Ragam manfaat dapat diperoleh anak dari musik. Antara lain, musik
membuat anak tidur nyenyak, mendorong produksi hormon pertumbuhan,
menenangkan tubuh, otot dan saraf, serta meningkatkan kecerdasan
intelektual dan emosional.










Selain itu, belajar bahasa juga menjadi salah satu cara menstimulasi
otak
anak. Menurut hasil penelitian, bayi dapat menyerap 13 juta kata
yang diucapkan orang tuanya.
Namun bila orang tua enggan mengajak bayi
mereka berbicara, jumlahnya turun menjadi 62% atau hanya 8 juta
kosakata. Karena itulah meski bayi belum bisa bicara, penting bagi
orang tua untuk mengajak bayinya mengobrol.










Rose Mini menambahkan, anak yang kemampuan bahasanya kurang
cenderung mengungkapkan emosinya melalui perbuatan. Akibatnya, anak
sering dicap nakal karena berbuat kasar. Padahal, itu terjadi karena
orang tua tidak melatih kemampuan bahasanya sehingga anak frustrasi
saat tidak bisa mengungkapkan maksud hatinya melalui kata-kata.






Bayi Membaca



Seorang anak balita berumur 2,5 tahun sudah pinter
membaca. Meski baru berumur 2,5 tahun namun bicaranya seperti anak usia
5 tahun. Ternyata sang bayi ini sebelumnya sudah dikenalkan dengan
kartu membaca saat masih bayi. Sebuah rangsangan dini yang memberikan efek positif pada anak dimasa "golden age".






"Saya menggunakan kartu membaca untuk bayi, dan saya
kenalkan pada anak saya waktu kecil." ujar Nuning Mumaraisal Haq  kepada
redaksi.




Darby nama anak itu, kelihatan sehat sekali.
Komunikasinya sangat lancar baik kepada orang baru maupun kepada
anggota keluarganya. "Mas Darby, ini ada om...., ayo salam" kata
mamanya. Saat itu juga Darby kecil ini langsung meresponnya dan
buru-buru  menyalami redaksi tanpa rasa grogi.


"Darby kata umi, sudah bisa baca ya?" kata saya.
"Baca apa?" dia malah balik bertanya.

"Baca buku?" jawabku
"Buku apa?" balik lagi bertanya seakan menantang pembicaraan.

Begitulah pengalaman saya saat menemui anak kecil berumur 2,5 tahun
sudah bisa membaca. Dan seperti pengakuan ibunya, cucu KH. Fuad Hasyim
ini sudah bisa melafalkan huruf kecuali yang sengau seperti "NY" dan
"NG" belum bisa.

Ternyata, benar pendapat para ahli seperti diskusi di atas, bahwa anak
itu penting sekali dirangsang dengan stimulasi awal. Karenanya, anak yang baik
tentu distimulasi dengan baik akan membawa dampak permanen pada usia
dewasanya. Belajar bahasa, musik dan bermain. Namun tentu saja do'a harus serta merta menyertainya.

Memang benar Nabi Muhammad saw mengajari umatnya agar baik terhadap
anak kecil. Beliau pernah merebut seorang anak kecil yang tengah
dimarahi oleh ibunya. Lalu manusia agung ini menasihati kalau si anak
dipengaruhi dengan kekerasan, maka pengaruhnya akan berdampak hingga
usia dewasa.



Jadi, cerdas bukan saja bakat, tetapi memang harus
dilatih, dan diberi stimulasi (rangsangan) sejak awal. Sayang sekali
jika calon generasai bangsa yang manis itu jika kurang perhatian masalah ini. Kita membutuhkan anak-anak cerdas demi masa depan mereka. Bangsa ini
pun membutuhkan generasi cerdas: emosi, akal dan hati. Dan itu semua bisa dimulai dari diri
kita sendiri sebagai orang tua kebanggaan sang anak.
Wallahu a'lam. (Kurt)



Sekolah Mahal Tidak Lah Ya!

Sekolah Mahal Tidak Lah Ya!

Posted by Unknown  |  at  8:45 AM


Oleh: Redaksi
Spot iklan di televisi dan radio sering muncul yang memberitahukan bahwa pemerintah sudah membeli hak cipta buku-buku pelajaran untuk SLTP/Tsanawiyah SLTA/Aliyah. Buku-buku itu bisa di download (diunduh kaya ngunduh pelem tinggal di rog sajaEmbarassed ). Selanjutnya pihak sekolah atau pemerintah daerah bisa membantu penyebaran buku murah tersebut.




Ibu Ida, isteri orang Buntet yang tinggal di Jakarta mengeluhkan mahalnya buku pelajaran untuk dua anaknya di sekolah dasar. Kurang lebih 500 ribu harus dikeluarkan untuk membeli buku wajib. Parahnya, buku itu tidak bisa digunakan adiknya pada setelah kenaikan kelas, sebab setiap semester pun buku-buku itu harus diperbarui lagi. Bukan buku saja seragam juga wajib berganti-ganti setiap hari, dan SPP bulanan pun mengalir setiap bulan.




Harapan sejenis Ibu Ida banyak diderita oleh orangtua manapun, baik di kota maupun di daerah. Namun kini harapan itu bisa sedikit teratasi dengan adanya program buku murah dari pemerintah pusat.




Sebanyak 49 judul buku siap didownload dan pemerintah daerah atau sekolah bisa memanfaatkan fasilitas ini guna membantu anak-anak didikny. Namun meski demikian pemerintah masih memperbolehkan kepada IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia), untuk bebas menjual buku-bukunya ke sekolah meskipun tidak berstandar.
 



Buku Murah



Saat ini Depdiknas telah membagikan 49 judul buku yang telah dibeli hak ciptanya dalam bentuk cakram padat ke seluruh Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Cakram padat tersebut terdiri dari buku teks pelajaran untuk tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama/Tsanawiyah, SMA/Aliyah, dan Sekolah Menengah Kejuruan.




Seluruh buku telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah dinyatakan layak sebagai buku teks pelajaran berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 12/ 2008.




Selain dinas pendidikan, katanya, Depdiknas juga memberikan kepada organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan keagamaan seperti Ma'arif, Muhammadiyah, Katolik, dan Persatuan Gereja Indonesia juga mendapatkan salinan yang sama.




Bambang mengungkapkan, mahalnya harga buku selalu menjadi berita setiap tahun ajaran baru. "Sulitnya mengatur harga buku di pasaran membuat Depdiknas mencari cara baru selain memberi anggaran untuk bantuan operasional sekolah (BOS) buku," katanya.




Sekolah Swasta
Bagi sekolah swasta, apakah mereka bebas untuk menggandakan buku-buku pelajaran dari Diknas yang telah dibeli hak ciptanya itu atau bebas menjual kembali, menurut situs depdiknas, menteri pendidikan mengatakan denganjelas "siapa saja boleh menggandakan. "Baik itu sekolah negeri dan swasta. Siapa pun berhak menggandakannya dan tetap berpatokan pada HET (Harga Eceran Tertinggi)," katanya.




Harga yang ditetapkan pemerintah dalam penjualan buku-buku tersebut berkisar dari Rp. 4000 - 20.000,- lebih dari itu siapapun yang menjualnya dianggap penipuan dan berhadapan dengan hukum.  Mendiknas menegaskan, BSE merupakan kebijakan reformatif untuk mengatasi mahalnya buku cetak pelajaran. "Ini kan program untuk membantu siswa. Kalau di lapangan ternyata ada yang menjual melebihi HET, itu pelanggaran. Kepala Daerah bisa menindaknya," katanya.




Menteri Pendidikan meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu menggandakan buku-buku pelajaran dan dibagikan di wialayahnya.  Hal itu terungkap dalam sosialisasi soal perbukuan kepada 500 pejabat dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia di Jakarta, Senin, Mendiknas meminta pemerintah daerah untuk menyebarluaskan dan memanfaatkan buku pelajaran digital.




Pemerintah daerah dapat memperbanyak buku yang telah dibeli hak ciptanya itu dengan mengunduh di http://bse.depdiknas.go.id, www.depdiknas.go.id, www.pusbuk. or.id, dan www.sibi.or.id,'' ujarnya.

Akhirnya, pemerintah melalui departemen pendidikan kini sudah berupaya bagaiaman agar sekolah bisa menjadi murah. Dengan adanya BOS, pembebasan SPP maka kini buku-buku pelajaran yang masih dianggap mahal kini sudah bisa dikurangi. Tinggal bagaimana kemauan masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini atau tidak.

Juga kepada pemerintah daerah hendaknya pelaksanaan buku murah dari pusat ini sesegera mungkin diedarkan kepada sekolah-sekolah yang masih banyak pendudukan di bawah garis kemiskinan. Di samping itu, kepada dinas pendidikan daerah dan kota, tiak lagi membebani orang tua murid dengan pungutan semisal sergaram atau hal-hal lain yang bisa memberatkan orang tua murid. Kalau semua itu bisa dilaksanakan, berarti sekolah mahal tidak lagi lah yah!. (Zal/dari berbagai sumber)

Sekolah Mahal Tidak Lah Ya!

Sekolah Mahal Tidak Lah Ya!

Posted by Unknown  |  at  8:45 AM


Oleh: Redaksi
Spot iklan di televisi dan radio sering muncul yang memberitahukan bahwa pemerintah sudah membeli hak cipta buku-buku pelajaran untuk SLTP/Tsanawiyah SLTA/Aliyah. Buku-buku itu bisa di download (diunduh kaya ngunduh pelem tinggal di rog sajaEmbarassed ). Selanjutnya pihak sekolah atau pemerintah daerah bisa membantu penyebaran buku murah tersebut.




Ibu Ida, isteri orang Buntet yang tinggal di Jakarta mengeluhkan mahalnya buku pelajaran untuk dua anaknya di sekolah dasar. Kurang lebih 500 ribu harus dikeluarkan untuk membeli buku wajib. Parahnya, buku itu tidak bisa digunakan adiknya pada setelah kenaikan kelas, sebab setiap semester pun buku-buku itu harus diperbarui lagi. Bukan buku saja seragam juga wajib berganti-ganti setiap hari, dan SPP bulanan pun mengalir setiap bulan.




Harapan sejenis Ibu Ida banyak diderita oleh orangtua manapun, baik di kota maupun di daerah. Namun kini harapan itu bisa sedikit teratasi dengan adanya program buku murah dari pemerintah pusat.




Sebanyak 49 judul buku siap didownload dan pemerintah daerah atau sekolah bisa memanfaatkan fasilitas ini guna membantu anak-anak didikny. Namun meski demikian pemerintah masih memperbolehkan kepada IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia), untuk bebas menjual buku-bukunya ke sekolah meskipun tidak berstandar.
 



Buku Murah



Saat ini Depdiknas telah membagikan 49 judul buku yang telah dibeli hak ciptanya dalam bentuk cakram padat ke seluruh Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Cakram padat tersebut terdiri dari buku teks pelajaran untuk tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama/Tsanawiyah, SMA/Aliyah, dan Sekolah Menengah Kejuruan.




Seluruh buku telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah dinyatakan layak sebagai buku teks pelajaran berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 12/ 2008.




Selain dinas pendidikan, katanya, Depdiknas juga memberikan kepada organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan keagamaan seperti Ma'arif, Muhammadiyah, Katolik, dan Persatuan Gereja Indonesia juga mendapatkan salinan yang sama.




Bambang mengungkapkan, mahalnya harga buku selalu menjadi berita setiap tahun ajaran baru. "Sulitnya mengatur harga buku di pasaran membuat Depdiknas mencari cara baru selain memberi anggaran untuk bantuan operasional sekolah (BOS) buku," katanya.




Sekolah Swasta
Bagi sekolah swasta, apakah mereka bebas untuk menggandakan buku-buku pelajaran dari Diknas yang telah dibeli hak ciptanya itu atau bebas menjual kembali, menurut situs depdiknas, menteri pendidikan mengatakan denganjelas "siapa saja boleh menggandakan. "Baik itu sekolah negeri dan swasta. Siapa pun berhak menggandakannya dan tetap berpatokan pada HET (Harga Eceran Tertinggi)," katanya.




Harga yang ditetapkan pemerintah dalam penjualan buku-buku tersebut berkisar dari Rp. 4000 - 20.000,- lebih dari itu siapapun yang menjualnya dianggap penipuan dan berhadapan dengan hukum.  Mendiknas menegaskan, BSE merupakan kebijakan reformatif untuk mengatasi mahalnya buku cetak pelajaran. "Ini kan program untuk membantu siswa. Kalau di lapangan ternyata ada yang menjual melebihi HET, itu pelanggaran. Kepala Daerah bisa menindaknya," katanya.




Menteri Pendidikan meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu menggandakan buku-buku pelajaran dan dibagikan di wialayahnya.  Hal itu terungkap dalam sosialisasi soal perbukuan kepada 500 pejabat dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia di Jakarta, Senin, Mendiknas meminta pemerintah daerah untuk menyebarluaskan dan memanfaatkan buku pelajaran digital.




Pemerintah daerah dapat memperbanyak buku yang telah dibeli hak ciptanya itu dengan mengunduh di http://bse.depdiknas.go.id, www.depdiknas.go.id, www.pusbuk. or.id, dan www.sibi.or.id,'' ujarnya.

Akhirnya, pemerintah melalui departemen pendidikan kini sudah berupaya bagaiaman agar sekolah bisa menjadi murah. Dengan adanya BOS, pembebasan SPP maka kini buku-buku pelajaran yang masih dianggap mahal kini sudah bisa dikurangi. Tinggal bagaimana kemauan masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini atau tidak.

Juga kepada pemerintah daerah hendaknya pelaksanaan buku murah dari pusat ini sesegera mungkin diedarkan kepada sekolah-sekolah yang masih banyak pendudukan di bawah garis kemiskinan. Di samping itu, kepada dinas pendidikan daerah dan kota, tiak lagi membebani orang tua murid dengan pungutan semisal sergaram atau hal-hal lain yang bisa memberatkan orang tua murid. Kalau semua itu bisa dilaksanakan, berarti sekolah mahal tidak lagi lah yah!. (Zal/dari berbagai sumber)

Copyright © 2013 Blog Backup Buntet Pesantren. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top