Pelantikan Kepala Madrasah di Lingkungan YLPI

Pelantikan Kepala Madrasah di Lingkungan YLPI

Posted by Unknown  |  at  2:00 PM

Minggu, 24 Nivember 2013, Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren melantik Kepala-Kepala Madrasah di lingkungan Pondok Buntet Pesantren.

 Ada beberapa nama baru dan yang lainnya merupakan sosok Kepala Madrasah sebelumnya yang kembali diperpanjang masa baktinya, berikut nama-nama Kepala Madrasah di lingkungan YLPI Buntet Pesantren :

Tampak pada gambar para masyayikh, pengurus,dn Dewan Guru YLPI Buntet Pesantren

  1. Fahad A. Sadat, S.E., M.E.Sy., SMK NU Mekanika
  2. Drs. Aris Ni'matulloh MAF, M.Si, MANU Putri  
  3. Ade Nasihul Umam, Lc,MANU Putra 
  4. Drs. Buldan Fauzi, MTs NU Putra 2 
  5. Dra. Khisbiyah, MTs NU Putri 3 
  6. Ubaidillah, S.Pd.i,M.M.Pd
  7. Mutimmah 
  8. Wawan Shofwani, S.Hum 
  9. Pak Adi Akper 



KELEBIHAN MEMBACA BAET AQIDATUL AWAM

KELEBIHAN MEMBACA BAET AQIDATUL AWAM

Posted by Unknown  |  at  9:47 PM

Diceritakan Dalam sebuah kitab JALAA-UL AFHAM FII SYARHI AQIIDATIL AWAM karangan syaikh ahmad al-marzuki al-maliki alhasani ketika Syech sayyid Ahmad Marzuki al-maliki al-hasani tidur, kemudian beliau bermimpi bertemu dengan Rosululloh saw dan para sahabatnya, dalam mimpi tersebut Rosululloh saw berkata kepada Syaikh Ahmad al marzuki “bacalah manzhuumatut- Tauhid (aqidatul awam)“

syaikh bertanya kpda Rasulullah saw. apa itu manzuumah at-tauhid yaa rosulallah ..??

maka Para sahabat menjawab ” Dengarkan saja apa yang akan Rosululloh saw ucapkan ” . Nabi Muhammad saw berkata ” Ucapkan..
أبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ والـرَّحْـمَنِ

Maka Syech Ahmad Marzukipun mengucapkan
أبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ والـرَّحْـمَنِ

Sampai dengan akhir Nadzhom yaitu
وَصُحُـفُ الـخَـلِيلِ وَالكَلِيمْ
فِيهَـا كَلامُ الْـحَـكَمِ الْعَلِيمْ

Nabi Muhammad saw pada saat itu mendengarkan bacaan Syaikh Ahmad almarzuki, almaliki alhasani maka saat itupula Syaikh Ahmad al marzuki terbangun dari tidurnya dan Beliau baca apa apa yang terjadi dalam mimpinya, dan ternyata Nadzhom tersebut telah terekam rapi dari awal sampai akhir nadzhom.

1.dalam mimpi tersebut Rasulallah SAW.bersabda;barang siapa yang menghafalnya dia akan masuk surga, cita-citanya kan tercapai dan mendapatkan segala macam kebaikan yang sesuai dengan Al quran dan Sunnah. akan menjadi satu mata rantai bersama rasulullah dan para sahabat .”

stelah mreka membckan baet manzhuumah at-tauhid ini sambl berpngn tngan bersma rasullah dan para sahabat.maka nabi SAW.bersabda:
waffaqallaahu ta'aala limaa yardhiihi wa qobbala minka min dzaalika wa baaroka 'alaika wa 'alaalmukminiin, wa nafa'a bihaa al-'ibaad..AAMIIN..
membacanya minimal minimal 26 ba'et ,
berikut ini nazhomnya yg 26 baet.

أَبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالـرَّحْـمَنِ وَبِـالـرَّحِـيـْمِ دَائِـمِ اْلإِحْـسَانِ

فَالْـحَـمْـدُ ِللهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ اْلآخِـرِ الْـبَـاقِـيْ بِلاَ تَـحَـوُّلِ

ثُـمَّ الـصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَرْمَـدَ ا عَـلَـى الـنَّـبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا

وَآلِهِ وَصَـحْـبِهِ وَمَـنْ تَـبِـعْ سَـبِـيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُـبْـتَدِعْ

وَبَـعْـدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَـهْ مِنْ وَاجِـبٍ ِللهِ عِـشْرِيْنَ صِفَـهْ

فَـاللهُ مَـوْجُـوْدٌ قَـدِيْمٌ بَاقِـي مُخَـالِـفٌ لِلْـخَـلْقِ بِاْلإِطْـلاَقِ

وَقَـائِمٌ غَـنِـيْ وَوَاحِـدٌ وَحَيّ قَـادِرٌ مُـرِيـْدٌ عَـالِمٌ بِكُلِّ شَيْ

سَـمِـيْعٌ الْبَـصِيْـرُ والْمُتَكَلِـمُ لَهُ صِفَـاتٌ سَـبْـعَـةٌ تَـنْـتَظِمُ

فَـقُـدْرَةٌ إِرَادَةٌ سَـمْـعٌ بَصَـرْ حَـيَـاةٌ الْـعِلْـمُ كَلاَمٌ اسْـتَمَرْ

وَ جَـائـِزٌ بِـفَـضْـلِهِ وَ عَدْلِهِ تَـرْكٌ لِـكُـلِّ مُمْـكِـنٍ كَفِعْلِهِ

أَرْسَـلَ أَنْـبِيَا ذَوِي فَـطَـانَـهْ بِالصِّـدْقِ وَالـتَّـبْلِـيْغِ وَاْلأَمَانَهْ

وَجَـائِزٌ فِي حَقِّـهِمْ مِنْ عَـرَضِ بِغَـيْـرِ نَقْصٍ كَخَفِيْفِ الْمَـرَضِ

عِصْـمَـتُهُمْ كَسَـائِرِ الْمَلاَئِـكَهْ وَاجِـبَـةٌ وَفَـاضَلُوا الْـمَـلاَئِكَهْ

وَالْـمُسْـتَحِيْلُ ضِدُّ كُـلِّ وَاجِبِ فَـاحْـفَظْ لِخَمْسِيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ

تَـفْصِيْـلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْـنَ لَزِمْ كُـلَّ مُـكَـلَّـفٍ فَحَقِّقْ وَاغْـتَنِمْ

هُمْ آدَمُ اِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُـوْدٌ مَـعْ صَالِـحْ وَإِبْرَاهِـيْـمُ كُـلٌّ مُـتَّبَعْ

لُوْطٌ وَاِسْـمَاعِيْلُ اِسْحَاقٌ كَـذَا يَعْـقُوْبُ يُوْسُفٌ وَأَيـُّوْبُ احْتَذَى

شُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْـيَسَعْ ذُو الْكِـفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمانُ اتَّـبَـعْ

إلْـيَـاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيـَّا يَحْيَى عِـيْسَـى وَطَـهَ خَاتِمٌ دَعْ غَـيَّا

عَلَـيْـهِـمُ الصَّـلاةُ والسَّـلامُ وآلِهِـمْ مـَـا دَامَـتِ اْلأَيـَّـامُ

وَالْـمَـلَكُ الَّـذِي بِلاَ أَبٍ وَأُمْ لاَ أَكْـلَ لاَ شـُرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَهُمْ

تَفْـصِـيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْـلُ مِـيْـكَـالُ اِسْـرَافِيْلُ عِزْرَائِـيْلُ

مُـنْـكَرْ نَـكِـيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا عَـتِـيْدُ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتـَذَى

أَرْبَـعَـةٌ مِنْ كُتُبٍ تَـفْصِيْـلُهَا تَـوْارَةُ مُـوْسَى بِالْهُدَى تَـنْـزِيْلُهَا

زَبُـوْرُ دَاوُدَ وَاِنْـجِـيْـلٌ عَلَى عِيْـسَى وَفُـرْقَانٌ عَلَى خَيْرِ الْمَـلاَ

وَصُحُـفُ الْـخَـلِيْلِ وَالْكَلِيْـمِ فِيْـهَـا كَلاَمُ الْـحَـكَمِ الْعَلِيْـمِ

semoga kita semua bisa mengamalkannya,mendapatkan syafaa'atnya kelak baik syafa'at 'aammah maupun syafa'at khoosshoh
SHOLLUU 'ALAA AN-NABIIY
ALLAAHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN.
Nb.mhon mf jka ada kehilafan mhon diluruskn
semoga bermanfa'at.
refrnsi kitab Jala-ul afham,karangan sayyid ahmd marzuki almaliki alhasani ,Hal 11.


Santri-santri Buntet Berprestasi pada MTQ Kabupaten Cirebon 2013

Santri-santri Buntet Berprestasi pada MTQ Kabupaten Cirebon 2013

Posted by Unknown  |  at  8:02 AM

Foto: Alhamdulillah berhasil menjadi Terbaik ketiga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Cirebon ke-42 cabang Murottal Qira'at Sab'ah Putra di Kecamatan Karang Sembung
M. Syakir Ni'amillah Imaduddin
Foto: ini dia sang Runner Up
Abu Dzar Al Ghifarri Khadzik

Prestasi gemilang diraih “Santri” Putra-putri Pondok Buntet Pesantren pada ajang MTQ Kabupaten Cirebon ke 42.

Bertempat di Alun-alun Karangsembung, Para Santri Buntet mengukir prestasi dengan menyabet gelar juara dari beberapa cabang.

Abu Dzar Al Ghifari dan M. Syakir Ni’amillah berturut-turut menjadi yang terbaik ke 2 dan ke 3 pada cabang Qiroat Sab’ah putra. Pada cabang Qiroat Sab’ah Putri, keponakan dari Kiai Abdul Matin (Pondok Almuwafi) yaitu Ismi Nur menjadi yang terbaik ke dua.

Foto
Panggung Utama MTQ Kab. Cirebon
Foto: Pawai peserta MTQ di siang Hari
Pawai Ta'aruf
Lalu nama M. Khadzik dan Wawan Shofwani, dua kakak beradik ini berurutan menjadi yang terbaik pada cabang Makalah Ilmiah Al Qur'an (M2IQ)

Dari cabang Syahril Qur'an baik Putra maupun Putri, juara 2 nya direbut oleh siswa MANU Putra dan MAN Buntet Pesantren

Menurut salah satu perwakilan Buntet yang meraih juara yaitu M. Syakir Ni'amillah, prestasi yang ditorehkan oleh "Putra-putri" Buntet Pesantren tidak lepas dari kegigihan Kiai Muhadditsirrifa'i atau yang lebih dikenal dengan Kang Haddits karena mayoritas peserta yang berasal dari Buntet Pesantren merupakan murid dari Kang Haddits

Santri Bernyanyi di Ponpes Al Mizan Ciborelang - Majalengka

Santri Bernyanyi di Ponpes Al Mizan Ciborelang - Majalengka

Posted by Unknown  |  at  7:41 AM

Sabtu, 2 November 2013, Pondok Pesantren Al-Mizan, Ciborelang, Majalengka mengadakan acara yang bertajuk "Santri Menyanyi"
Acara yang diisi dengan kegiatan-kegiatan positif ini diawali dengan kelas sharingpendokumentasian oleh mas jojo.
Kata @CandraMalik Al-Mizan itu tempat PSK: Pusat Sop Kikil..hee
Candra Malik pada acara Ramah Tamah
Puas sharing tentang dokumentasi, para peserta yang kebanyakan adalah santri langsung mengikuti kelas woskshop penciptaan lagu yang langsung dibimbing oleh Candra Malik dan Doddy Katamsi, keduanya memang pakar di bidang penciptaan lagu. Candra Malik terkenal dengan "Fatwa Rindu"nya sedangkan Doddy Katamsi sudah malang melintang bertanggung jawab pada tes vokal di ajang-ajang bergengsi, diantaranya X Factor, Indonesian Idol, dan Akademi Fantasi Indosiar.
Sama Doel Sumbang
Kiai Maman bersama Doel Sumbang
Kegiatan ke3 dari acara yang diadakan maraton dari pagi sampai malam ini adalah kelas talkshow public speaking oleh Soni Bebek Sanjaya.
Para peserta juga diikutkan dalam kelas Sharing Manajemen Pertunjkan oleh Rony Urban dan Tim Atap.
Foto: Bareng doddy katamsi.....
Sebagian perwakilan Buntet bersama Doddy Katamsi
Puncak acara diadakan di malam hari sekaligus penutup dari rangkaian acara "Santri Bernyanyi". Pentas seni yang di buka langsung oleh tuan rumah, yaitu Kiai Maman Imanulhaq  menjadi sajian inti dari "Santri Bernyanyi". Pada pentas seni sendiri selain menampilkan kreasi seni dari para peserta,juga dimeriahkan oleh Doel Sumbang, Candra Malik, dan Doddy Katamsi.
Selain diikuti oleh santri-santri perwakilan dari beberapa pesantren, peserta juga ada yang merupakan perwakilan dari komunitas penggemar Iwan Fals atau OI, Slanker, dan Komunitas Anjat (Anak Jalanan Jatiwangi) serta dari radio-radio komunitas.


Foto bersama Kiai Maman Imanulhaq
Santri yang mewakili Pondok Buntet Pesantren dan Radio Komunitas Best FM yaitu A.Dihya Hadi S, A. Subhan, M. Dzia Ulhaq, A. Fasya Al Fayad, Basmah Nisfina, Faisal Mujahid, dan Hamidah Nurul A menuturkan banyak manfaat yang mereka dapatkan dari acara tersebut, mereka diajarkan bahwa dakwah atau syi'ar islam juga bisa dilakukan melalui lirik-lirik lagu yang digubah sedemikian rupa. Mereka juga merasakan bahwa santri memang harus tampil menunjukkan kreatifitas dan ketrampilannya. Selain itu mereka juga masih mengingat dengan jelas ketika Kiai Maman Imanulhaq menyampaikan "Saat intelektual, pergerakan, politisi buntu, Santri bernyanyi, Kyai segarkan hati".

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang Yang Pulang Haji

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang Yang Pulang Haji

Posted by Unknown  |  at  1:17 AM

Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya.

“Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid.

”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali.

”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”

”Tentu, Imam. Saya telah menunaikan haji.”

”Apakah Anda sudah janji akan meninggalkan dosa-dosa Anda saat meninggalkan rumah untuk pergi haji?”

“Tidak, Imam. Saya tidak pernah memikirkan hal itu.”

“Anda sejatinya tak pernah melangkahkan kaki untuk haji,” tegas Imam Junaid. “Saat Anda berada dalam perjalanan suci dan berhenti di suatu tempat semalaman, apakah Anda memikirkan tentang usaha mencapai kedekatan dengan Allah?”

“Itu semua tak terlintas di benak saya.”

“Berarti Anda tidak pergi menuju Ka’bah, tidak pula pernah mengunjunginya.”

“Saat Anda mengenakan pakaian Ihram dan melepas semua pakaian yang biasa Anda kenakan, apakah Anda sudah berketetapan untuk membuang semua cara dan perilaku buruk Anda, menjadi pribadi lebih baik?” tanya Imam Junaid lagi.

“Tidak, Imam. Saya juga tak pernah berpikir demikian.”

“Berarti Anda tidak pernah mengenakan pakaian ihram,” Imam Junaid menyayangkan. ”Saat Anda Wuquf (berdiam diri) di padang Arafah dan bersimpuh memohon kepada Allah, apakah Anda merasakan bahwa Anda sedang wuquf dalam Kehadiran Ilahi dan menyaksikan-Nya?”

”Tidak. Saya tak mendapat pengalaman (spiritual) apa-apa.”

Imam Junaid sedikit kaget, ”Baiklah, saat Anda datang ke Muzdalifah, apakah Anda berjanji akan menyerahkan nafsu jamaniah.

“Imam, saya pun tak memikirkan hal itu.”

“Berarti Anda sama sekali tak mengunjungi Muzdalifah.” Lantas Imam Junaid bertanya, “O, kalau begitu, ceritakan kepadaku Keindahan Ilahi apa yang Anda tangkap sekilas saat Thawaf, mengitari Ka’bah.”

“Tidak ada, Imam. Sekilas pun saya tak melihat.”

“Sama artinya Anda tidak mengelilingi Ka’bah sama sekali.” Lalu, “Ketika Sa’i, lari-lari kecil antara Shafa dan Marwa, apakah Anda menyadari tentang hikmah, nilai, dan tujuan jerih payah Anda?”

“Tidak.”

“Berarti Anda tidak melakukan Sa’i.” “Saat Anda menyembelih hewan di lokasi pengurbanan, apakah Anda juga mengurbankan nafsu keegoisan untuk menapaki jalan Allah?”

“Tidak. Saya gagal memperhatikan hal itu, Imam.”

“Artinya, secara faktual Anda tidak mengusahakan pengurbanan apa-apa.” “Lalu, ketika Anda melempar Jumrah, apakah Anda bertekad membuang jauh kawan dan nafsu busukmu?”

“Tidak juga, Imam.”

“Berarti Anda sama sekali tidak melempar Jumrah.”

Dengan nada menyesal, Imam Junaid menyergah, “Pergi, tunaikan haji lagi. Pikirkan dan perhatikan seluruh kewajiban yang ada hingga haji Anda mirip dengan ibadah haji Nabi Ibrahim, pemilik keyakinan dan kesungguhan hati sebagaimana ditegaskan al-Qur’an:

Wa ibrahima l-ladzi waffa. Dan Ibrahim yang telah menyempurnakan janji.” (Mahbib Khoiron)



*) Diterjemahkan dari The Meaning of Hajj (www.israonweb.com)
dari NU Online

SMK Mekanika Buntet Pesantren Rakit Tablet dan Laptop

SMK Mekanika Buntet Pesantren Rakit Tablet dan Laptop

Posted by Unknown  |  at  6:25 PM

Buntet Pesantren (22/10). SMK Mekanika Buntet Pesantren memulai rangkaian kegiatan perakitan tablet dan laptop. Kegiatan ini terwujud berkat Bantuan Perakitan Peralatan Pembelajaran Interaktif dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pekan pelatihan perakitan tablet dan laptop yang dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah H. Fahad Achmad Sadat, S.E., M.E.Sy. pada Senin, 21 Oktober 2013. 

Dalam kegiatan awal pelatihan, CV. Master Media selaku mitra SMK Mekanika mengirimkan perwakilannya untuk memberikan pelatihan khusus kepada para siswa dan siswi SMK Mekanika program keahlian Multimedia tentang perakitan tablet dan laptop. Dalam pelatihan ini, seluruh siswa dan siswi program keahlian Multimedia kelas X, XI, dan XII ikut terlibat aktif. Melalui pelatihan ini, siswa diberikan pengenalan laptop dan tablet baik dalam hal hardware maupun software. Di samping itu, siswa juga akan dikenalkan tentang troubleshooting dan teknis perakitan tablet dan laptop. Sehingga, pada akhir kegiatan ini siswa diharapkan tidak hanya mampu merakit tablet dan laptop tetapi juga mampu mengenali kerusakan yang terjadi dan cara penanganan yang tepat.

Sebagai alat pembelajaran interaktif, tablet dan laptop hasil rakitan siswa ini akan dijadikan alat pembelajaran di sekolah yang nanti akan terhubung dengan komputer server. Dari komputer server ini, siswa akan dapat mengakses materi pelajaran dalam bentuk modul digital. Dengan penggunaan alat pembelajaran interaktif seperti itu, diharapkan siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan pembelajaran akan lebih efektif.

Pramuka MANU Putra Buntet Pesantren adakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam

Pramuka MANU Putra Buntet Pesantren adakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam

Posted by Unknown  |  at  10:53 PM

PRAMUKA MANU Putra Pesantren sedang mengadakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam bersama Tim SAR Merah Putih dan PMI Kabupaten Bogor.
Foto: 13 Anggota PRAMUKA MANU PUTRA dan 3 Pendamping beserta Kepala Sekolah (K.H. Ade Moh. Nasih,Lc) dan Pembina OSIS (Bapak Fikri Mubarok,S.Pd,I) Malam ini Berangkat menuju Bogor untuk mengikuti Kegiatan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam. kegiatan berlangsung selama 7 Hari. Mohon doanya semua semoga mereka diberi kemudahan, kelancaran dan Selamat sampai dengan tujuan begitu pula sekembalinya mereka kekampung halaman MANU Putra Buntet Pesantren Tercinta.
Sebelum Pemberangkatan
Dari MANU Putra Buntet dikirim perwakilan 13 Anggota PRAMUKA yang didampingi oleh 5 pendamping yaitu 2 orang Alumni dan Kepala Sekolah, K.H. Ade Moh. Nasih,Lc serta Pembina OSIS, Fikri Mubarok,S.Pd,I.
Output yang diharapkan dari acara yang berlangsung selama 7 Hari di Pondok Pesantren Madinaturrohmah, ds. Gunung Picung, Kec. Pamijahan Kabupaten Bogor ini adalah Pondok Buntet Pesantren akan mempunyai santri-santri yang tanggap, sigap, dan selalu siaga dalam situasi bencana apapun dan siap di terjunkan kapanpun untuk membantu dan mendampingi para korban. Bahkan menurut Kang Fikri, kelak Buntet akan menjadi pondok pesantren pertama yang mempunyai tim tanggap bencana.
Rombongan MANU Putra tiba di Pon-Pes Madinaturrohmah, Senin, 21 Oktober 2013. Mereka semua disambut hangat oleh semua elemen pondok terutama Bapak H. Kaba'in, Pengasuh Pon-Pes Madinaturrohmah. Bapak Kaba’in sendiri ternyata merupakan alumni Pramuka MANU Putra Buntet Pesantren tahun 1986 sehingga sense of belonging dari beliau terhadap Pramuka MANU Putra, MANU Putra, dan Buntet Pesantren tampak begitu kental.
Foto: Pengarahan dan Serah Terima Kegiatan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam oleh K. H Ade Nasihul Umam,Lc kepada Ketua Tim SAR Merah Putih Kab. Bogor (Bapak Gustav)  disaksikan Bapak H. Kaba'in. (Pengasuh Pon-Pes Madinaturrohmah)Acara pelatihan tersebut resmi dimulai dengan pengarahan dan serah terima Kegiatan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Alam oleh K. H Ade Nasihul Umam,Lc kepada Ketua Tim SAR Merah Putih Kabupaten Bogor, Bapak Gustav dengan disaksikan Bapak H. Kaba'in selaku tuan rumah/Pengasuh Pon-Pes Madinaturrohmah.
Acara tersebut akan di tutup dengan silaturrahim alumni MANU Putra pada hari minggu malam, tanggal 27 oktober sekaligus memperingati peristiwa sumpah pemuda.

Mohon doa dari semuanya agar perwakilan dari MANU Putra Buntet Pesantren diberi kemudahan, kelancaran, dan keselamatan hingga kembali ke Buntet Pesantren Tercinta dengan membawa bekal oleh-oleh yang sangat berharga yaitu ilmu dan kesigapan dalam menghadapi dan menanggulangi bencana.

Copyright © 2013 Blog Backup Buntet Pesantren. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top